Dunia Parenting


Emansipasi dan Hak Anak

oleh: Maya A. Pujiati

Emansipasi mungkin kata yang paling menyenangkan bagi perempuan dewasa, namun bisa jadi merupakan kata yang menyebalkan bagi anak-anak. Bagaimana tidak, emansipasi membuat ibunya bisa bekerja di luar rumah, meninggalkan mereka hanya dengan pembantu atau nenek-kakek yang sebenarnya sudah lelah mengurus anak kecil.

Realitas zaman modern menuntut serba banyak kepada setiap orang untuk bekerja keras, tak terkecuali kaum ibu. Hal itu ternyata memicu persoalan baru dalam hal pengasuhan anak-anak. Karena para ibu harus juga bekerja untuk menambah pemenuhan ekonomi keluarga, anak-anak terpaksa harus dititipkan kepada orang lain.

Hal itu kini menjadi lumrah namun juga menyisakan pertanyaan, bagaimana nasib anak-anak di masa yang akan datang. Jelas masa depan mereka bukan hanya terletak pada persoalan terjaminnya pendidikan formal atau terpenuhinya kebutuhan materil. Masa depan anak-anak juga menyangkut bagaimana mereka nanti memandang hidup dan bagaimana mereka menentukan peran-peran apa yang harus mereka jalani.

Whitney Housten bilang dalam bait pertama Greatest Love of All, “I believe that children are our future” (Aku percaya bahwa anak-anak adalah masa depan kita). Keyakinan akan hal itu tidaklah berlebihan. Anak-anak yang bermental kuat, cerdas, dan bahagia, akan memberi kemungkinan lebih besar bagi mereka untuk bertahan menghadapi masa depan yang jauh lebih bersaing. Orang tua yang mampu menghasilkan anak-anak berkualitas tentu akan hidup lebih berbahagia di masa tua.

Membiarkan anak-anak hidup tanpa pengasuhan yang baik di masa kecil hanya menanamkan “saham” untuk melemahkan mereka di masa dewasa. Tantangan abad ini dalam pengasuhan dan pendidikan anak bukan hanya berhadapan dengan canggihnya teknologi, namun bertambahnya pula kecanggihan kriminal dan “racun-racun” penghancur perilaku dan norma.

Televisi dan lingkungan hari ini memiliki peran yang besar dalam membentuk kepribadian dan kecenderungan anak-anak. Anak-anak yang lebih banyak hidup dan berinteraksi dengan pembantu secara tidak langsung akan mengadopsi berbagai kebiasaan yang dilakukan para pembantunya.

Pendidikan para pembantu pada umumnya hanya lulusan SMP bahkan lebih rendah, dan mayoritas di antara mereka tidak memiliki bekal pengetahuan tentang mengasuh dan mendidik anak. Apa yang bisa kita harapkan dari mereka saat menjaga anak-anak kita. Biasanya anak-anak akhirnya bebas menonton televisi tanpa penyaringan sama sekali. Kalau pembantu suka nonton film India, ya anak-anak juga ikut-ikutan nonton film India.

Otak anak-anak yang masih terbuka untuk beragam input, baik input negatif maupun positif, akan menyerap semua yang bisa mereka lihat dan mereka dengar hampir seratus persen. Dengan kata lain, kalau saja kita menginginkan anak-anak yang positif, maka kita harus bisa memastikan bahwa apa yang masuk ke dalam otak mereka juga hal-hal yang positif.

Meremehkan input yang diperoleh anak-


Tags:
hak anak di rumah hak anak dirumah PAUD BERBASIS HAK ANAK poster emansipasi jenis hak anak hak anak contoh poster TENTANG EMANSIPASI hak-hak anak dirumah perempuan bekerja dan solusinya ibu bekerja dan pengasuhan anak Hak Untuk Menentukan Apakah Ingin atau Kapan Mempunyai Anak dan solusinya menjaga ekonomi keluarga ibu adalah sumber identitas anak-anak poster hak anak poster hak anak dan perempuan peran pendidikan anak oleh IBu di India peraturan membawa anak di tempat kerja peraturan membawa anak ke tempat kerja peraturan membawa anak saat bekerja perilaku anak yang dititipkan tempat penitipan anak pengasuhan anak pada pembantu agar anak bermental kuat alasan ekonomi ibu ikut bekerja artikel populer tentang hak emansipasi wanita buku tentang anak-anak tanpa pendidikan di masa depan cache:PbzAP7ctVgYJ:duniaparenting com/membuat-kartu-kata-untuk-belajar-membaca/ kartu bergambar cache:PbzAP7ctVgYJ:duniaparenting com/membuat-kartu-kata-untuk-belajar-membaca/ media kartu kata bergambar cara mengatasi emansipasi contoh jenis kegiatan ekstrakurikuler pada aud contoh laporan tentang tempat penitipan bayi 

Comments are closed.


Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome.