<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Homeschooling dan PKBM</title>
	<atom:link href="http://duniaparenting.com/homeschooling-dan-pkbm-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://duniaparenting.com/homeschooling-dan-pkbm-2/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=homeschooling-dan-pkbm-2</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 01 Apr 2011 15:53:28 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: Maya A Pujiati</title>
		<link>http://duniaparenting.com/homeschooling-dan-pkbm-2/comment-page-1/#comment-13</link>
		<dc:creator>Maya A Pujiati</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 May 2008 14:54:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://duniaparenting.com/homeschooling-dan-pkbm-2/#comment-13</guid>
		<description>Mas Andi, HS sebenarnya sebuah model pendidikan yang sudah berlangsung lama, hanya istilahnya saja yang beda. Pendidikan berbasis keluarga sudah dilakukan orang-orang dulu sebelum sekolah formal ada. Persoalannya saat ini, interpretasi orang tentang HS sudah melebar. Istilah ini sudah tak lagi tunggal maknanya. Karena banyaknya lembaga pendukung HS yang menarifkan biaya yang mahal untuk setiap siswanya, jadilah HS identik dengan sekolah eksklusif berbiaya mahal. Padahal soal mahal atau tidaknya biaya ber-Hs sebenarnya sangat tergantung dengan pengaturan budget keluarga masing-masing. Kalau mau pelajari lebih dalam apa itu HS, Itu hanyalah metode alias cara dan bukan tujuan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas Andi, HS sebenarnya sebuah model pendidikan yang sudah berlangsung lama, hanya istilahnya saja yang beda. Pendidikan berbasis keluarga sudah dilakukan orang-orang dulu sebelum sekolah formal ada. Persoalannya saat ini, interpretasi orang tentang HS sudah melebar. Istilah ini sudah tak lagi tunggal maknanya. Karena banyaknya lembaga pendukung HS yang menarifkan biaya yang mahal untuk setiap siswanya, jadilah HS identik dengan sekolah eksklusif berbiaya mahal. Padahal soal mahal atau tidaknya biaya ber-Hs sebenarnya sangat tergantung dengan pengaturan budget keluarga masing-masing. Kalau mau pelajari lebih dalam apa itu HS, Itu hanyalah metode alias cara dan bukan tujuan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

