Kriteria “Poster Belajar”

Saya sudah merasakan manfaat poster untuk media belajar kedua anak saya. Namun tidak semua jenis poster yang ada di pasaran cukup efektif sebagai media belajar. Poster sebagai penghias atau untuk menambah semarak ruangan mungkin bisa dengan mudah kita temukan di toko buku atau di emperan jalan, tetapi untuk mendapatkan “poster belajar” seringkali akhirnya kita harus membuatnya sendiri.

Kriteria “Poster Belajar”
1. Materi yang ingin kita kenalkan ditampilkan dalam ukuran cukup besar dan berwarna mencolok (merah, biru, atau hijau cerah), supaya anak-anak tertarik untuk fokus.

Kalau kosa kata yang ingin kita kenalkan, maka tulisanlah yang tampil mencolok dan berukuran besar.

Kalau gambar yang ingin kita tonjolkan, maka gambar yang harus berukuran cukup besar.

2. Warna latar sebaiknya putih (tidak terdiri atas berbagai warna), agar fokus anak tidak terpecah.

Nah! gampang sekali kan kriterianya. Tapi karena saking sederhananya, banyak produsen poster mungkin tidak menganggap hal tersebut cukup penting. Aspek artistik lebih ditonjolkan, namun tujuan edukatifnya agak lolos.

Membuat Poster Sendiri
Mendengar kata poster, mungkin yang terbayang adalah sablon atau percetakan. Waah! Zaman sekarang, tidak harus repot seperti itu, kan? Kita bisa rancang sendiri di komputer lalu diprint.

Saya sudah membuat ratusan poster kata untuk belajar membaca kata-kata berbahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan sekarang sedang mencoba poster untuk kosa kata bahasa Arab. Alat bantu kita untuk bahasa Asing tentu saja kamus.

Kalau kita ingin menambah gambar untuk kosa kata yang kita buat, kita bisa download gambar atau clip art gratis di http://www.clipart.com

Mau mencoba?

One thought on “Kriteria “Poster Belajar”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *